Angkatan Bersenjata Yaman Memperingatkan Kapal-Kapal yang Menuju Wilayah Pendudukan Palestina di Laut Merah

2 Min Read

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman Brigadir Jenderal Yahya Saree menegaskan, kapal-kapal tersebut akan dianggap sebagai sasaran sah jika melanggar wilayah perairan negara.

Pernyataan Saree muncul di tengah perang agresif Israel yang sedang berlangsung dan blokade penuh terhadap Jalur Gaza. “Jika Gaza tidak menerima makanan dan obat-obatan yang dibutuhkannya, semua kapal di Laut Merah yang menuju pelabuhan Israel, apapun kewarganegaraannya, akan menjadi sasaran angkatan bersenjata kami,” tegasnya.

Keputusan untuk mencegah perjalanan kapal-kapal ke wilayah pendudukan Palestina diambil menyusul keberhasilan upaya menghentikan kapal-kapal Israel di Laut Merah dan Laut Arab, Saree menegaskan. Dia menyoroti bahwa semua kapal di seluruh dunia dapat melakukan aktivitas komersialnya, kecuali kapal yang terkait dengan Israel atau ditujukan ke pelabuhan di wilayah pendudukan.

Perkembangan ini mengikuti tindakan baru-baru ini di mana angkatan bersenjata Yaman menyerang sasaran jauh di wilayah Palestina yang diduduki Israel, untuk mendukung rakyat Gaza.

Gerakan perlawanan Palestina, Hamas, memuji keputusan Yaman untuk memblokir kapal-kapal yang menuju wilayah pendudukan, dan menyebutnya sebagai sikap berani melawan agresor yang terus melakukan genosida terhadap warga Palestina.

Menyerukan negara-negara Arab dan Islam untuk bertindak melawan pengepungan dan kekejaman Israel, pernyataan tersebut mendesak negara-negara untuk menggunakan kemampuan mereka untuk menghentikan agresi yang didukung oleh Amerika Serikat.

Di tengah hal ini, rezim Israel, yang didukung oleh AS, telah melancarkan kampanye melawan Gaza sejak awal Oktober, yang mengakibatkan banyak korban jiwa dan krisis kemanusiaan yang sangat besar di Gaza, dengan terhambatnya akses terhadap sumber daya penting.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa perusahaan pelayaran Israel mengubah rute kapal karena takut akan serangan pasukan Yaman, menyusul tentara Yaman yang menargetkan kapal Israel di Selat Bab el-Mandeb.

Serangan rudal dan drone pasukan Yaman di wilayah pendudukan Israel terjadi setelah agresi rezim terhadap Gaza yang menewaskan hampir 18.000 orang dan melukai sedikitnya 50.000 lainnya, sehingga meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.

Diterjemahkan dari situs tn.ai

Share This Article