Bangunan Bersejarah di Gaza Hancur akibat Serangan Israel yang Berkelanjutan

2 Min Read

Rekaman Al Jazeera mengungkap kehancuran parah situs bersejarah di Kota Gaza, akibat serangan udara Israel yang terus menerus.

Di antara landmark yang rusak adalah Pemandian Bersejarah El Samra, yang dikenal sebagai Hammam El Smara, yang kini tinggal reruntuhan di Jalan Omar al-Mukhtar, Kota Gaza, sejak lebih dari 800 tahun pada era Ottoman.

Masjid Agung Omari kuno di Gaza, yang berasal dari zaman pra-Islam di atas kuil Filistin kuno, telah hancur total menjadi puing-puing.

Serangan udara Israel juga telah menghancurkan Qasr al-Basha, atau Istana Pasha, sebuah bangunan era Mamluk dari abad ke-13 di lingkungan Daraj, yang menjadi tempat museum yang memamerkan artefak dari era Yunani, Romawi, Bizantium, dan Islam.

Di daerah az-Zawayda dekat kamp pengungsi Nuseirat, sebuah tempat tinggal yang menampung pengungsi Palestina hancur, mengakibatkan korban jiwa dan banyak luka-luka, dengan 12 orang dilarikan ke Rumah Sakit Al-Aqsa di Deir el-Balah.

Deir el-Balah, yang sebelumnya dianggap sebagai zona aman, menghadapi pemboman besar-besaran di sisi timur Jalan Salah al-Din, sehingga melemahkan penetapannya sebagai kawasan aman di tengah serangan Israel.

Serangan udara dan penembakan artileri yang sedang berlangsung di wilayah tengah Gaza disertai dengan peningkatan signifikan pasukan darat Israel, terutama perluasan operasi militer, khususnya di wilayah selatan Khan Younis.

Hampir 22.000 orang tewas di Gaza dan lebih dari 56.000 orang terluka dalam serangan Israel sejak 7 Oktober.

Diterjemahkan dari situs tn.ai

Share This Article