Irak Merenungkan Akhir yang Pasti dari Kehadiran Pasukan Koalisi: PM

2 Min Read

Pemerintah Baghdad membentuk sebuah komite untuk mempersiapkan berakhirnya misi koalisi internasional pimpinan AS di Irak, kata kantor Perdana Menteri Mohammed Shia al-Sudani pada hari Jumat.

Pernyataan Sudani muncul sehari setelah serangan AS menewaskan seorang pemimpin Unit Mobilisasi Populer (PMU) Irak, yang umumnya dikenal sebagai Hashd al-Shaabi, di Bagdad, yang memicu seruan kepada pemerintah untuk mengakhiri kehadiran koalisi di Irak.

“Pemerintah sedang menetapkan tanggal dimulainya komite bilateral untuk membuat pengaturan guna mengakhiri kehadiran pasukan koalisi internasional di Irak secara permanen,” kata sebuah pernyataan dari kantor perdana menteri, menurut laporan Reuters.

Komite tersebut akan mencakup perwakilan koalisi militer, kata seorang pejabat pemerintah.

Media lokal melaporkan bahwa serangan hari Kamis terhadap markas besar PMU oleh pasukan Amerika yang terletak di Baghdad timur mengakibatkan kematian dua komandan PMU, dan beberapa lainnya menderita luka-luka.

Laporan menunjukkan bahwa lokasi yang ditargetkan adalah markas dukungan logistik PMU, yang terletak di dekat Akademi Kepolisian Irak. Abu Taqawi al-Saeedi, komandan Brigade ke-12 PMU, dan komandan operasional lainnya dikukuhkan sebagai syuhada. Mereka dibunuh karena pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Irak oleh AS.

Pemerintah Irak sebelumnya mengecam campur tangan Amerika terhadap posisi PMU dan mendesak penghentian segera pelanggaran kedaulatan.

Ketegangan yang sedang berlangsung antara militer AS dan PMU Irak, pemain kunci dalam perang melawan kelompok teroris Daesh (ISIL atau ISIS), meningkat setelah operasi Badai Al-Aqsa oleh pejuang perlawanan Palestina melawan pasukan Israel di wilayah pendudukan kembali. di awal bulan Oktober.

Pemerintah Irak secara konsisten mengutuk tindakan AS yang melanggar kedaulatannya, dan menyoroti kekhawatiran atas keselamatan dan keamanan warga negaranya di tengah konfrontasi tersebut.

Diterjemahkan dari situs tn.ai

Share This Article