Kritik Ketidakbecusan PBB, Diplomat Rusia: Barat Pandang Rakyat Palestina ‘Warga Kelas Dua’

2 Min Read

[ad_1]

POROS PERLAWANAN-Wakil Tetap Rusia di PBB, Vasily Nebenzya mengkritik pedas cara pandang Barat terhadap rakyat Palestina. Dalam rapat Dewan Keamanan PBB yang membahas isu Timur Tengah, diplomat Rusia ini mengatakan, negara-negara Barat tidak berminat membantu bangsa Palestina, sebab mereka dipandang sebagai warga kelas dua.

“Dalam beberapa pekan lalu dan di tengah memburuknya situasi di Timur Tengah, sebuah realita yang sangat tidak menyenangkan telah muncul. Realita itu adalah bahwa bagi Barat, orang-orang Palestina dipandang sebagai warga kelas dua. Dengan demikian, Barat dengan mudahnya tidak berminat untuk melindungi nyawa serta memedulikan kepentingan rakyat Palestina,” kata Nebenzya, dikutip Tasnim dari kantor berita TASS.

“Pola pandang semacam ini adalah alasan utama problem yang dihadapi Dewan Keamanan untuk memberikan jalan keluar cepat bagi bencana yang terjadi di Gaza.”

Menurut Nebenzya, Dewan Keamanan sudah didesak berkali-kali untuk memberlakukan gencatan senjata di Jalur Gaza sejak memanasnya konfrontasi Hamas dengan Israel. Ia menyatakan, Rusia pada tanggal 16 Oktober telah mengajukan draf resolusi terkait masalah ini ke Dewan Keamanan. Namun upaya ini tidak membuahkan hasil.

“Hal maksimum yang dilakukan Dewan Keamanan dalam rentang waktu ini adalah resolusi tak bertaring 2712 terkait jeda kemanusiaan tanpa adanya mekanisme untuk pengawasan dan pelaksanaannya. Jadi tidak mengherankan jika resolusi ini tidak dijalankan,” tandas Nebenzya.

“Pesan resolusi yang disahkan awalnya benar. Namun dengan melihat upaya-upaya destruktif AS, resolusi ini tidak mencakup permintaan untuk memberlakukan gencatan senjata segera atau akses tanpa rintangan kepada orang-orang yang membutuhkan serta pemberian bantuan yang diperlukan untuk mereka. Dengan demikian, resolusi ini tidak bisa memberikan solusi untuk problem yang ada di Gaza.”

[ad_2]

Source link

Share This Article