Menteri Yaman Tegaskan Kesiapan Militer di Tengah Ancaman Israel

2 Min Read

“Kami siap menghadapi tindakan militer apa pun terhadap diri kami sendiri,” kata Dhaifullah al-Shami pada hari Sabtu, menekankan solidaritas pasukan Yaman terhadap warga Palestina di Gaza.

“Kapal mana pun yang berupaya mengirimkan kiriman ke Zionis akan menjadi sasaran kami,” tegas Shami menanggapi laporan peringatan Netanyahu kepada AS mengenai potensi tindakan Israel terhadap militer Yaman.

Publikasi Israel N12News melaporkan pesan Netanyahu kepada Biden, yang memperingatkan potensi tindakan militer Israel jika AS tidak bertindak.

“Tzachin Hanegbi hingga Amit Segal Ben Caspit: Netanyahu memberi tahu Biden…- jika Anda tidak bertindak melawan Hutu, kami akan bertindak secara militer,” sebuah postingan di X menyatakan, merujuk pada dugaan niat Israel dalam menanggapi tindakan pasukan Yaman terhadap Israel. -kapal yang terhubung.

Dukungan Yaman terhadap Palestina terlihat sejak serangan Israel dimulai pada awal Oktober, ditandai dengan tentara Yaman yang menargetkan kapal-kapal Israel dan melancarkan serangan ke wilayah Palestina yang diduduki Israel.

Mohammed al-Bukhaiti, anggota biro politik Ansarullah, menyatakan bahwa serangan Yaman akan terus berlanjut sampai Israel menghentikan agresinya di Gaza.

Bukhaiti mengkritik negara-negara Arab dan Muslim karena kurangnya tindakan mereka terhadap serangan Israel yang tiada henti di Gaza, dengan menyatakan tindakan militer Yaman akan memaksa perubahan kebijakan di wilayah tersebut.

Dia menyoroti peringatan AS terhadap Yaman, yang mengindikasikan bahwa tanggapan Yaman adalah serangan terhadap sasaran Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap Gaza. “AS telah mengirimi kami pesan-pesan ancaman, dan memperingatkan kami agar tidak melakukan intervensi dalam perang Gaza. Namun tanggapan kami hanyalah serangan terhadap sasaran Israel untuk mendukung Gaza,” kata Bukhaiti.

Diterjemahkan dari situs tn.ai

Share This Article