Parlemen Yaman Bersumpah untuk Menghadapi Pasukan Asing di Perairan Yaman

2 Min Read

Parlemen mengecam tindakan AS yang menargetkan kapal-kapal Yaman baru-baru ini dan mengecam tindakan tersebut sebagai bagian dari upaya untuk memicu konflik di dunia Arab dan memfasilitasi ketidakadilan yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina.

Dalam sebuah pernyataan, Parlemen mengecam keras serangan AS yang mengakibatkan hilangnya nyawa warga Yaman, dan menggambarkannya sebagai eskalasi perselisihan regional, khususnya untuk mendukung tindakan rezim Zionis terhadap warga Palestina.

Menyatakan penolakan yang tegas, Parlemen Yaman berjanji untuk menghadapi AS, Inggris, dan kekuatan pendudukan lainnya di perairan Yaman, dengan alasan adanya risiko signifikan terhadap pelayaran internasional di Laut Merah karena kehadiran militer Amerika. Menggarisbawahi hak kedaulatan Yaman, Parlemen mendesak persatuan nasional untuk melawan ancaman eksternal, dan menekankan pentingnya menjaga integritas negara dan wilayah maritim.

Pernyataan tersebut menyoroti perlunya stabilitas untuk memerangi agresor, menggarisbawahi bias dan narasi palsu AS yang menyembunyikan dampak buruk kekejaman penjajah Zionis di Gaza. Selain itu, resolusi ini juga menyerukan negara-negara Arab dan Islam untuk bertindak secara bertanggung jawab, baik secara moral dan etika, dalam menghadapi kebrutalan rezim Zionis dan pengepungan tidak adil yang dilakukan terhadap Palestina.

Selain itu, Parlemen mendesak warga Yaman untuk bersatu melawan agresi berkelanjutan pasukan Zionis dan Amerika di berbagai wilayah termasuk Palestina, Yaman, Lebanon, Suriah, dan Irak. Juru bicara angkatan bersenjata Yaman, Yahya Saree, membenarkan hilangnya sepuluh tentara dan tiga kapal militer dalam bentrokan dengan pasukan Amerika dalam operasi di Laut Merah. Saree memperingatkan dampak dari penargetan kapal-kapal Yaman oleh AS, dan memperingatkan agar tidak terjebak dalam konflik Laut Merah.

Meskipun ada manuver Amerika, angkatan bersenjata Yaman bersumpah untuk terus mendukung masyarakat Gaza dan melindungi mereka dari ancaman angkatan laut Israel.

Negara-negara di kawasan juga telah memperingatkan bahwa kegagalan menghentikan perang di Gaza akan menyebabkan konflik menyebar ke wilayah lain.

Diterjemahkan dari situs tn.ai

Share This Article