Perlawanan Islam Irak Menargetkan Sasaran Vital Zionis dalam Operasi Mediterania

2 Min Read

Perlawanan Islam di Irak mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa operasi tersebut merupakan respons terhadap kejahatan yang dilakukan oleh rezim Israel yang merebut kekuasaan terhadap perempuan, anak-anak, dan orang tua Palestina di Jalur Gaza.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pejuang Irak menggunakan senjata yang sesuai untuk menargetkan sasaran penting dan sensitif Israel di Laut Mediterania beberapa hari yang lalu, sehingga menimbulkan korban langsung pada musuh.

Titik fokus serangan tersebut, sebagaimana dikonfirmasi oleh Perlawanan Islam, adalah fasilitas gas ‘Karish’ yang berada di bawah kendali rezim Israel di Mediterania.

Pernyataan resmi tersebut menggarisbawahi komitmen teguh untuk melanggengkan operasi yang bertujuan untuk menggoyahkan benteng musuh.

Selain itu, Gerakan Perlawanan Irak secara eksplisit menyatakan serangan terhadap pelabuhan Eilat yang diduduki Israel pada hari Jumat, menekankan dukungannya terhadap rakyat Gaza. Pernyataan resmi mereka menyoroti penargetan Um Al-Rashrash (Eilat) di wilayah selatan Palestina yang diduduki sebagai tindakan simbolis solidaritas terhadap Gaza.

Meskipun rincian spesifik mengenai persenjataan yang digunakan dalam operasi mereka jarang diungkapkan, serangan dan operasi pembalasan paling signifikan yang dilakukan gerakan ini terutama menargetkan kepentingan Amerika di Suriah dan Irak.

Sementara itu, penderitaan yang tak kunjung hilang di Gaza masih terus berlanjut, hampir delapan puluh hari dibombardir oleh Israel tanpa henti, yang mengakibatkan lebih dari 20.000 korban jiwa dalam serangan rezim Zionis yang tak henti-hentinya ini.

Diterjemahkan dari situs tn.ai

Share This Article