Remaja Palestina Ditembak Mati oleh Pasukan Israel di Tepi Barat yang Diduduki

2 Min Read

Penggerebekan tersebut mengakibatkan Yaghi tewas dan satu orang terluka, demikian konfirmasi Kementerian Kesehatan Palestina.

Contoh lebih lanjut dari aktivitas militer Israel dilaporkan di Betlehem, Tulkarem, dan Qalqiya dalam semalam, menandai serangkaian serangan intensif di wilayah tersebut.

Dalam insiden lain, pasukan Israel melakukan pembongkaran di kamp pengungsi Nur Shams, menghancurkan tiga rumah di Tepi Barat yang diduduki. Laporan dari koresponden Al Jazeera merinci penggunaan buldoser selama operasi tersebut, menekankan kehadiran yang kuat dan signifikan di daerah tersebut.

Serangan tersebut, yang berlangsung selama delapan jam, terutama menandai aksi militer besar-besaran di Nur Shams, Tulkarem, serupa dengan peristiwa besar yang terjadi sejak tanggal 7 Oktober. Para saksi mata melaporkan pengerahan drone dan helikopter, yang menggarisbawahi skala operasi militer tersebut.

Militer Israel mengepung beberapa rumah, menyebabkan setidaknya satu rumah dibongkar, dan beberapa penangkapan dilaporkan di tengah operasi tersebut. Konfrontasi pun terjadi, dengan pejuang Palestina terlibat dalam bentrokan berkelanjutan, yang mendorong pasukan Israel untuk membalas dengan penembak jitu dan tembakan ke wilayah sipil.

Pola aksi militer ini terlihat di berbagai wilayah di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Nablus, Tubas, Qalqilya, dan Hebron (Al-Khalil), berkontribusi terhadap jumlah korban jiwa yang menyedihkan dimana 305 orang telah kehilangan nyawa, dan lebih dari 3.450 orang menderita luka-luka akibat serangan Israel.

Diterjemahkan dari situs tn.ai

Share This Article