Serangan Udara Semalam Israel Merenggut Nyawa 29 Warga Palestina di Rafah

1 Min Read

Serangan tersebut, yang sebagian besar terkonsentrasi di sektor tengah dan selatan Gaza, menargetkan daerah pemukiman, menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan parah. Ada kekhawatiran akan semakin banyak orang yang terjebak di bawah reruntuhan.

Menurut Wafa, kantor berita resmi Palestina, serangan udara tersebut secara khusus menargetkan rumah milik keluarga Zorob, Attiya, dan Abdel-Al, merenggut nyawa 29 warga sipil Palestina, termasuk wanita dan anak-anak. Jurnalis Adel Zorob termasuk di antara mereka yang dilaporkan tewas di Rafah.

Dalam serangan udara lainnya di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, lima orang, termasuk empat saudara laki-laki dari keluarga Abu Ghazal, kehilangan nyawa.

Laporan mengenai korban tambahan muncul di kamp pengungsi Deir el-Balah, Maghazi, dan Bureij di wilayah tengah, di mana bangunan tempat tinggal juga terkena dampaknya.

Intensifikasi serangan meluas ke berbagai wilayah Gaza, mengakibatkan korban jiwa lebih lanjut di Nuseirat, Rafah, Deir el-Balah, dan Kota Gaza.

Rumah Sakit Al-Ahli di Kota Gaza menjadi sasaran pasukan Israel di tengah serangan yang sedang berlangsung.

Kantor berita tersebut mendokumentasikan jumlah kematian dan cedera yang mengkhawatirkan dalam serangan kekerasan di Khan Yunis dan wilayah lainnya, yang mencerminkan dampak luas dan kehancuran yang disebabkan oleh serangan udara Israel.

Diterjemahkan dari situs tn.ai

Share This Article